Pencegahan Banjir Bandang

Mencari solusi

Banjir bandang merupakan penyebab utama kematian yang berhubungan dengan cuaca. Bencana alam ini sangat bermasalah selama musim panas dan badai di Doral, Florida, dimana tumpukan sedimen dan sistem drainase yang buruk bisa menyebabkan banjir. “Doral memiliki curah hujan yang tinggi. Sistem drainase kami sering kali gagal, dan kota ini kebanjiran,” kata Alyssa Neuber, kelas 6 peserta di Samsung Solve for Tomorrow. “Kami ingin menciptakan sistem yang akan membantu mencegah terjadinya banjir.”

Sekelompok siswa dari Downtown Doral Charter Upper School berkumpul mencari solusi. Dibagi menjadi beberapa tim terpisah sesuai dengan kelebihan masing-masing, mereka semua membutuhkan lebih banyak informasi di setiap tahap guna mendapatkan solusi. Para siswa diberi banyak bimbingan dari para ahli di lapangan, seperti pejabat dari Departemen Stormwater Kota Doral dan para insinyur.

Merealisasikannya

Dengan memaksimalkan pengetahuan STEM dan keterampilan seninya, para siswa merancang sebuah perangkat yang mendeteksi adanya penumpukan sedimen di saluran air lokal dan menginformasikan struktur mana yang harus segera dibersihkan dan dilakukan pemeliharaan. Setelah dilakukan beberapa kali uji coba, hasil penemuan siswa tersebut diperkenalkan ke kota. Teknologi ini dipuji karena dapat mengurangi biaya pemeliharaan di seluruh kota.

Untuk kota yang lebih aman

“Gagasan ini sangat bagus karena akan menghemat biaya, yang membuat pemeliharan menjadi lebih efisien dan efektif,” kata Juan Carlos Bermudez, Walikota Doral. “Gagasan ini membuat kota menjadi lebih aman.” Mulai dari langkah awal yang menyenangkan saat mengidentifikasi masalah lingkungan sampai menciptakan produk akhir yang dapat mengubah seisi kota, Samsung Solve for Tomorrow telah menjadi pelajaran hidup yang mendorong para siswa untuk maju. Pengalaman bersama Samsung akan menginspirasi pemikiran inovatif mereka guna membuat perbedaan di tengah masyarakat.

Share this story to inspire young minds to create solutions for the society.

Pandemi Tidak Dapat Menghentikan Kita untuk Belajar

Ruang kelas telah berubah menjadi digital

Samsung bekerja sama dengan ‘Academia’, sebuah jaringan sekolah, komunitas belajar digital, dan LSM pendidikan guna menghadirkan produk dan solusi yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan kegiatan kembali ke sekolah selama masa pandemi. Di AS, Classroom of the Future Academia dirancang untuk mendukung para guru dan siswa – melengkapi kelas dengan TV Samsung yang menyajikan sistem dan konten pendidikan digital. “Classroom of the Future begitu inovatif dan dinamis. Senang rasanya melihat para siswa dapat berkolaborasi baik secara fisik maupun jarak jauh di kelas,” kata Vanessa Chaoui, guru kelas 6 dari Florida.

Samsung telah menyumbangkan dana dan barang senilai US$39 juta kepada komunitas di seluruh dunia yang terkena dampak virus corona. Teknologi dalam jumlah yang banyak seperti tablet telah diberikan kepada lembaga pendidikan agar anak-anak dapat terus belajar di luar ruang kelas.

Diam di rumah sudah tidak lagi membosankan

Walaupun liburan musim panas yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya dibatalkan, Gabri yang berusia delapan tahun dan Alice yang berusia sepuluh tahun menikmati liburan musim panas di rumah mereka di Italia. Anak-anak yang bergabung dengan Samsung Summer Camp tahun ini merasakan pengalaman istimewa seperti bermain musik, menari, berpartisipasi dalam lab inovatif, dan berinteraksi dengan teman melalui panggilan video. Di masa-masa yang membingungkan ini, kamp virtual telah membantu mereka memperluas perspektif dan menuangkan kreativitas.

Temukan impian Anda melalui bimbingan virtual

Nasihat atau bimbingan dari orang dewasa dapat membantu siswa dalam menemukan peluang. Tidak mudah bagi para siswa untuk membangun jaringan, mencari, dan berkomunikasi dengan panutan mereka, terutama bila mereka harus diam di rumah. Di Swedia, Samsung bekerja sama dengan My Dream Now, sebuah LSM yang mendukung para siswa berusia muda, untuk mengembangkan solusi digital: sebuah aplikasi tempat siswa dan perwakilan pekerja dapat bertemu. Dengan disediakannya pelatihan jarak jauh, pendampingan, dan jaringan, para siswa dapat menemukan lebih banyak peluang karier dan termotivasi untuk menghadapi segala rintangan yang muncul akibat pandemi.

Share this story to encourage youth to keep moving forward to the future.

Membina Kaum Muda Masa Depan

Coding dan programming di rumah

Dengan inovasi yang berkelanjutan, generasi muda harus memahami dasar-dasar bahasa digital dan teknologi. Guna membekali kaum muda dengan keterampilan teknologi kritis, Samsung menawarkan pendidikan TI kepada para remaja di seluruh dunia melalui Samsung Innovation Campus (SIC).

Pabhawarin, Chisanupong, dan Chanudom adalah tiga dari 55 siswa SMP di Thailand yang pertama kali berjumpa secara online untuk SIC. Meskipun pandemi telah mendesain ulang program tersebut menjadi kelas online, ketiga siswa tersebut telah mengikuti dalam pelatihan selama 75 jam dan berinteraksi dengan instruktur dan teman mereka melalui kursus digital.

Menemukan teknologi dalam kehidupan sehari-hari

Dengan sistem pembelajaran dari bawah ke atas, para siswa pertama-tama mempelajari dasar-dasar teknologi dan dampaknya terhadap kehidupan kita. Setelah itu, mereka mempelajari cara membuat kode dan memprogram dalam bahasa coding. Coding dan programming bisa terbilang sebagai materi yang sulit, tetapi pendekatan mereka dalam mempelajari bahasa digital memang istimewa. “Samsung Innovation Campus memungkinkan saya memahami teknologi dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pabhawarin. Chisanupong juga bisa menjelaskan evolusi teknologi dan dampaknya pada kehidupannya. Dia menyadari bahwa banyak situasi sehari-hari, seperti menggunakan media sosial atau permainan, yang berhubungan dengan coding. Katanya, “Setelah belajar lebih banyak, saya ingin mengembangkan program yang dapat menemukan barang hilang.”

Membangun kepercayaan diri untuk bermimpi

Bagi orang asing seperti Chanudom, SIC telah meyakinkan impian mereka untuk bekerja di TI. “Menjadi insinyur komputer adalah impian saya. SIC membuat saya lebih percaya diri dalam mempersiapkan diri untuk berbagai inovasi di masa depan.” Fondasi yang kuat di Samsung Innovation Campus akan membantu para siswa dalam memperluas dan mengeksplorasi minat mereka di tingkat yang lebih tinggi. DI Samsung, kami berharap mereka tergerak sekuat tenaga agar menjadi inovator muda masa depan.

Share this story of the future tech leaders taking steps closer to their dreams.

Pendekatan Kita

  • Memberdayakan generasi masa depan
  • Mencapai potensi penuh diri mereka
  • Merintis perubahan sosial yang positif
Kami berkomitmen untuk meningkatkan mutu hidup komunitas global dengan ide yang bersifat transformatif, dan akan mencurahkan sumber daya kami, berkontribusi untuk menciptakan masyarakat global yang lebih baik, dan terus mengembangkan serta merancang inovasi yang bermanfaat bagikebutuhan masyarakat di dunia yang terus berkembang.

Kami yakin pada potensi generasi masa depan

Kami menempatkan manusia sebagai inti dari semua tindakan yang kami lakukan. Kami yakin bahwa setiap individu harus mendapat manfaat dari janji bahwa teknologi bisa meningkatkan dan membentuk dunia kita, dan bahwa generasi berikutnya memiliki potensi untuk mendorong perubahan yang bermakna melalui inovasi.

Kami mencari kebutuhan pendidikan yang unik di seluruh dunia

Belajar merupakan pengalaman pribadi. Dengan mendayagunakan kehadiran internasional kami, kami memfokuskan sumber daya yang ada untuk menyediakan program pendidikan bermutu, yang didasarkan pada standar global, namun bisa memberikan dampak lokal yang baik.

Kami menghargai kolaborasi

Kami telah merasakan pengalaman langsung dari kolaborasi, dan dampak yang bisa kami berikan dengan kerja sama saat kami mencurahkan komitmen atas suatu ide yang bisa menghadirkan perubahan, menyelesaikan masalah dan mengatasi tantangan di masyarakat.

Status CSR Global

2012~2019 (Kumulatif)
Penerima Manfaat
Jumlah Jam Kegiatan Relawan